Mataram – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN)Zulkifli Hasansecara resmi memberikan mandat kepada H. Muazzim Akbar sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) PAN untuk BaliNusa Tenggara Barat (NTB)dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Mandat ini diberikan sebagai bagian dari strategi besar PAN menuju Pemilu 2029terutama untuk memperkuat basis partai di wilayah Bali-Nusra.
Muazzim yang juga anggota DPR RI Dapil NTB 2 Pulau Lombok itu menyatakan bahwa Bali menjadi tantangan tersendiri karena hingga kini PAN belum memiliki kursi legislatif maupun struktur partai yang lengkap di provinsi tersebut.
> "Saya diamanahkan oleh Ketua Umum untuk memperbaiki Bali. Tapi saya hanya memfasilitasibukan untuk menjadi Ketua DPW PAN Bali selamanya. Targetnya adalah membentuk struktur lengkap dari DPWDPDhingga DPC," tegas Muazzim di sela Muswil DPW PAN NTB di MataramSabtu(26/4).
Ketua Bappilu PAN Wilayah JatimJabarNTTNTBdan BaliBima Arya turut menanggapi hal ini dengan serius.
> "Bali itu agak beratnanti kita bicarakan khusus Bang Muazzim. Tapi kita semua satu semangat untuk target besar: PAN masuk empat besar nasional di 2029," ujarnya.
Masih di forum Muswil DPW PAN NTBBima Arya mengungkapkan bahwa posisi PAN saat ini sudah tidak lagi di pinggiran kekuasaan. Dengan 9 kader di kabinet dan 69 kepala daerah di seluruh IndonesiaPAN kini berada di jantung pemerintahan.
> "Kita mungkin bukan yang paling banyak suaranyabukan juga yang paling kuat secara logistik. Tapi kita punya satu hal: nyali petarung. Ini yang jadi ciri khas PAN hari ini," ucapnya penuh semangat.
Ia menyebut peran Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan sangat strategis karena dipercaya Presiden Prabowo untuk menjalankan misi besar seperti swasembada pangankoperasi desa Merah Putihdan satgas pengelolaan sampah nasional.
Bima pun menutup pernyataannya dengan pesan kepada seluruh kader di NTB.
> "Kalau kita ingin menangenggak bisa pakai cara yang biasa-biasa. Harus satu komandosoliddan siap mental juara. Kita rebut panggung Pilkada 2029 dan menangkan pertarungan di seluruh NTB," tutupnya. (F3)
Ket. Foto:
Muazzim Akbar. (Ist)


