GPM NTB Hadirkan Pangan Murah Jelang Idul Adha

Mataram –  Dalam upaya memastikan stabilitas harga pangan dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan kali ini berlangsung di halaman depan Kantor Lurah Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Rabu, (28/5).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa GPM merupakan bagian dari strategi Pemprov NTB dalam mendekatkan layanan pangan kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) seperti Idul Adha.

“GPM ini kami gelar dengan pola roadshow di berbagai titik. Ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah untuk menghadirkan komoditas pangan pokok di bawah harga pasar, utamanya menjelang Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada 6 Juni mendatang,” ujarnya.

Dr. Aidy menekankan bahwa tujuan utama GPM adalah memberikan akses ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat. Tidak hanya menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat dengan penyedia pangan lokal, termasuk produk-produk hortikultura segar dan olahan modern.

“Kita lihat sendiri, masyarakat tidak hanya mencari kebutuhan pokok, tapi juga mulai beralih ke sayuran segar, buah-buahan, hingga makanan olahan sehat. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan konsumsi pangan yang bergizi,” tambahnya.

Lebih dari sekadar pasar murah, GPM juga membawa misi edukatif. Melalui pemantauan mutu dan promosi makanan sehat bergizi, Dinas Ketahanan Pangan NTB memastikan masyarakat tidak hanya mendapat pangan yang terjangkau, tetapi juga berkualitas dan aman dikonsumsi.

“Ini bagian dari upaya pengendalian mutu dan edukasi gizi yang menjadi tugas penting kami,” pungkas Kadis Aidy.

Kegiatan GPM turut melibatkan berbagai stakeholder strategis, termasuk Bulog, Bank Indonesia, PUPM, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta ID Food dan ritel modern seperti Niaga Supermarket, Ruby Supermarket, MGM, dan Alfamart.

Ibu Mira, warga Kebun Bawak Ampenan, merasa terbantu dengan adanya GPM. “Harganya jauh lebih murah, kualitas juga bagus. Bisa selisih sampai dua ribu dibanding harga pasar. Lumayan sekali untuk menghemat pengeluaran menjelang lebaran,” ungkapnya. (F3)

Ket. Foto:

Seorang pembeli tampak berbelanja di GPM yang digelar Dinas Ketahanan Pangan NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Wakil Bupati Lobar Umi Nurul Adha : Saatnya Kita Kerja Keras dan  Kerjasama untuk Mewujudkan Sejahtera dar i Desa

Lombok Barat - Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dari 481...

PLN Tingkatkan Kompetensi Petugas Yantek Lewat Program Upskilling

Mataram — Dalam upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW...

Muazzim Akbar Sosialisasikan Program MBG di Desa Sokong, Tekankan Dampak Gizi hingga Ekonomi Warga

Lombok Utara — Anggota Komisi IX DPR RI, H. M. Muazzim Akbar, S.I.P., menggelar sosialisasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sokong,...

Bupati LAZ Kukuhkan Pengurus GOW:  Perempuan Memiliki Peran Strategis dalam Kerja Nyata Lombok Barat

Lombok Barat - Pengukuhan Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Masa Bakti 2025–2030 dilakukan oleh Bupati Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat Selasa 5...

VAKSINUR, Layanan Vaksinasi Terbaru Klinik An Nur, Resmi Hadir di Lombok Barat

Lombok Barat – Klinik An Nur resmi meluncurkan layanan vaksinasi baru bernama VAKSINUR, menjadikannya klinik swasta pertama di Lombok Barat yang menyediakan beragam jenis...