Wamendagri: Kepala Daerah Tak Perlu Tunggu 6 Bulan untuk Mutasi Jabatan OPD

Mataram – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa kepala daerah tidak harus menunggu enam bulan setelah pelantikan untuk melakukan mutasi jabatan, termasuk terhadap pejabat eselon II.

Pernyataan ini disampaikannya dalam merespons isu seputar rekomendasi mutasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), saat diwawancara sejumlah awak media di sela-sela kegiatannya, Sabtu, (26/4), di Mataram.

Menurut Bima, kepala daerah memiliki tanggung jawab langsung terhadap kinerja perangkat daerahnya. Karena itu, mereka perlu segera menyesuaikan formasi jabatan agar program-program prioritas nasional dan daerah dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

“Kepala daerah adalah user. Mereka harus bisa langsung bekerja dengan aparatur yang pas. Enggak perlu nunggu lama,” ujar Bima menegaskan. Ia menilai bahwa fleksibilitas dalam melakukan mutasi justru akan mempercepat proses adaptasi dan pelaksanaan kebijakan di daerah.

Lebih lanjut, Bima menjelaskan bahwa kebijakan mutasi jabatan seharusnya tidak hanya sekadar memenuhi prosedur administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi perangkat daerah melalui penyusunan tim kerja yang solid dan profesional.

Wamendagri juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip meritokrasi dalam birokrasi daerah. Ia mendorong agar kepala daerah mengutamakan kompetensi dan rekam jejak dalam menempatkan pejabat, bukan berdasarkan kedekatan personal atau faktor non-profesional lainnya. (F3)

Ket. Foto:

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Ketua DPRD NTB Desak Gubernur Panggil Pansel Bank NTB Syariah, Minta Proses Seleksi Direksi Dibuka ke Publik

Mataram  -  Polemik seputar rekomendasi tujuh nama calon direksi Bank NTB Syariah menuai reaksi dari Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda. Politisi Partai Golkar...

Gubernur NTB Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir, Prioritaskan Keselamatan Warga

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, menunjukkan kepemimpinan tanggap dan sigap dalam menghadapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di...

Pesan Wamen Ossy ke Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah: Tingkatkan Layanan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Kalimantan Barat - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan...

Diskusi Publik: Mandalika Jadi Lokomotif Pariwisata NTB Menuju Kelas Dunia 

Mataram – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus menunjukkan geliatnya sebagai destinasi wisata unggulan kelas dunia. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi lokomotif yang mendorong pertumbuhan...

Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memastikan layanan pertanahan bagi masyarakat tetap berjalan meski pemerintah menerapkan kebijakan...