Lombok Barat – Pembangunan Embung Pemolong di Desa Banyu UripKecamatan GerungKabupaten Lombok BaratNusa Tenggara Barat dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di wilayah tersebut.
Embung Pemolong dibangun berdasarkan diskresi Menteri dan dirancang untuk mengairi lahan persawahan seluas 50 hektare di Desa Banyu Urip. Dengan kapasitas air mencapai 51 ribu liter per detikembung ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air irigasi bagi petaniterutama saat musim kemarau.
Anggota Komisi V DPR RIAbdul Hadimenegaskan keberadaan Embung Pemolong menjadi salah satu infrastruktur vital dalam mendukung program swasembada pangan daerah.
“Fungsi utamanya sebagai penyangga ketahanan pangan melalui pengairan sawah masyarakat. Ini harus benar-benar dimaksimalkan,ā ujarnyasaat meninjau progres pembangunan Embung PemolongSenin(20/4).
Pembangunan Embung Pemolong dimulai pada akhir tahun 2025 dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 90 persen. Meski demikianproyek tersebut telah melewati batas waktu penyelesaian yang ditetapkan sebelumnya. Komisi V meminta agar sisa pekerjaan segera dituntaskan dengan tetap mengedepankan kualitas.
Selain progres fisik embungAbdul Hadi juga menyoroti kondisi akses jalan menuju lokasi yang masih rusak parah. Infrastruktur jalan yang belum memadai dinilai dapat menghambat distribusi hasil pertanian maupun potensi pengembangan wisata di kawasan tersebut.
āPermasalahan lain yang menjadi catatan kondisi jalan menuju Embung Pemolong yang masih parah,” ujarnya.
Di sisi lainembung ini tidak hanya difungsikan sebagai sumber irigasitetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata lokal serta mendukung kegiatan perikanan masyarakat.
Untuk pengawasanproyek Embung Pemolong berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara Isementara pelaksanaannya berada di bawah Sumber Daya Air.
Abdul Hadi memastikan akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan embung dapat segera rampung dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat Desa Banyu Urip dan sekitarnya. (F*)
Ket. Foto:
Anggota Komisi V DPRD RIH. Abdul Hadi (baju putih peci hitam) saat meninjau progres pembangunan Embung PemolongDesa Banyu UripKecamatan GerungKabupaten Lombok Barat. (Ist)

