Sekda NTB Belum Definitif, DPRD Minta Segera Dituntaskan

Mataram – Belum adanya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB dinilai berpotensi memengaruhi kinerja birokrasi. DPRD NTB meminta proses seleksi segera dirampungkan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu

Wakil Ketua III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Haji Muzihir, menyoroti belum terisinya jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB secara definitif. Ia menilai, kekosongan jabatan strategis tersebut perlu segera diakhiri agar roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

Muzihir menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan latar belakang calon Sekda, baik berasal dari aparatur lokal NTB maupun dari luar daerah. Menurutnya, hal terpenting adalah kapasitas, kompetensi, dan kualitas calon dalam menjalankan peran sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan daerah.

“Kalau saya, mau orang asli NTB ataupun orang luar, tidak ada persoalan. Yang penting berkualitas,” ujar Muzihir, (2/2).

Ia menambahkan, keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan Gubernur NTB sebagai kepala daerah. “Pak Gubernur tentu lebih tahu dan beliau juga yang akan bertanggung jawab nantinya,” katanya.

Ia menilai, jabatan Sekda memiliki peran sentral dalam mengintegrasikan kebijakan gubernur dengan pelaksanaan birokrasi sehari-hari. Karena itu, keberadaan Sekda definitif sangat dibutuhkan untuk memastikan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) berjalan efektif dan kebijakan pemerintah dapat dieksekusi secara maksimal.

Saat ini, proses seleksi Sekda Provinsi NTB masih terus berjalan. Pemerintah Provinsi NTB telah mengusulkan tiga nama calon Sekda kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk diproses lebih lanjut. Ketiga nama tersebut akan menjalani penilaian administratif dan kompetensi sebelum Menteri Dalam Negeri menetapkan Sekda definitif atas usulan Gubernur NTB.

Adapun tiga calon Sekda Provinsi NTB yang diusulkan masing-masing adalah Abul Chair, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur; Ahmad Saufi, Asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK); serta Ahsanul Khalik, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB. (F*)

Ket. Foto: Wakil Ketua III DPRD Provinsi NTB, H. Muzihir. (/fit)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Korban Banjir Mataram Apresiasi Respon Cepat Pemerintah dan TNI-Polri, Harapkan Solusi Jangka Panjang

Mataram - Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Mataram, Minggu, (6/7), menyisakan duka dan keprihatinan bagi warga terdampak. Namun di balik bencana...

Ucapkan HUT Bhayangkara ke 79, Winengan Apresiasi Kepemimpinan Kapolda NTB : Polri Semakin Dicinta Masyarakat 

Mataram - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, HK. Lalu Winengan, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 seraya memberikan apresiasi atas...

Gubernur Iqbal Dorong IPNU NTB Kuatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Mataram —  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB),  Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menempatkan ekonomi...

PLN Berbagi dengan Anak Yatim pada Apel Siaga Kelistrikan MotoGP Mandalika 2025

Lombok Tengah – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN tidak hanya memastikan keandalan listrik untuk...

Bupati LAZ Tegaskan Pembangunan Lobar Harus Berbasis Data Bukan Asumsi

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah...