Komisi V DPRD NTB Siap Bedah Kisruh DAK segera panggil Dikbud NTB

Mataram – Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat mengapresiasi anggota DPRD NTB lainnya yang memberikan perhatian lebih terhadap Dana Alokasi Khusus (DAK) diberbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku mitra. Meski demikian Komisi V berharap untuk diberikan kesempatan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra.

Ketua Komisi V DPRD NTB, Lalu Sudiartawan mengatakan, melalui RDP itu nantinya, pihaknya bisa menggali secara menyeluruh berkenaan dengan persoalan yang terjadi. Apakah persoalan itu nantinya berkenaan dengan proses, regulasi maupun lainnya.

“Sehingga kami tadi rapat internal di Komisi V. Alhamdulillah, teman-teman tadi siap untuk melakukan RDP dengan mitra kita,” jelasnya, Senin, (6/1/25), saat ditemui wartawan di Ruang Kerjanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Komisi V DPRD NTB pada prinsipnya ingin menjaga hubungan baik dengan mintra kerja dalam hal ini eksekutif. Terlebih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah, Dispora, KONI dan lainnya.

“Yang jelas kami apresiasi terhadap keinginan dan pendapat teman-teman. Tapi berikanlah kesempatan kepada kami (Komisi V) untuk mendalami dulu. Setelah itu nanti apapun hasilnya akan kami laporkan melalui pimpinan dan nanti pimpinan yang mengambil sikap, mengambil tindakan untuk mengumpulkan, karena kita disini ada istilahnya gabungan komisi," ucapnya.

Jika nantinya Komisi V tidak mampu membedah serta mengevaluasi maka pihaknya akan meminta rekomendasi dalam rangka pembentukan pansus. Sudiartawan menambahkan, jika telah melakukan RDP dengan mitra kerja maka Komisi V selanjutnya akan turun kelapangan untuk melakukan pengecekan dilapangan.

"Maka nanti kita akan tanya dan evaluasi mulai dari DAK 2022, 2023 dan 2024. Sehingga dalam membedahnya bisa secara utuh," tambahnya.

Dalam RDP nantinya akan diminta keseluruhan data mulai dari perencanaannya, prosesnya, tata kelolanya, out put serta evaluasi dan lainnya. Komisi V dalam hal ini juga tidak bisa memberikan opini tanpa adanya data-data yang komprehensif.

"Melalui RDP itu kita akan melakukan pendalaman dalam berbagai hal. Spirit kita adalah bagaimana tata kelola DAK itu berkolerasi dengan tujuan pengelolaan pendidikan secara keseluruhan," tegasnya.

Komisi V DPRD NTB rencana akan melakukan RDP dengan mitra kerja termasuk Dikbud mulai Senin (13/1) mendatang. (F3)

Ket. Foto:
Ketua Komisi V DPRD NTB, H. Lalu Sudiartawan bersama anggotanya di ruang rapat Komisi V DPRD NTB. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Puluhan Guru Honorer NTB Mengadu ke DPRD: 22 Tahun Mengabdi, Belum Juga Diangkat PPPK

Mataram - Puluhan guru honorer di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadu ke DPRD NTB, menuntut kejelasan...

Komisi V DPRD NTB Berkomitmen Tuntaskan Kisruh Gaji ke-13 Guru PAI

Mataram - Komisi V DPRD NTB memastikan akan menyelesaikan persoalan terkait belum dibayarkannya insentif Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi para guru...

Warga NTB Akan Bangun Masjid di Jalur Gaza

Mataram - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap mencatat sejarah kemanusiaan dengan turut andil dalam pembangunan masjid darurat pertama di Jalur Gaza, Palestina. Rencana...

Dua Sejoli Ditangkap Polisi Lantaran Sabu saat Berdua di Kamar Kos

Mataram – Tim Opsnal Satres narkoba Polresta Mataram kembali menggagalkan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, sepasang pria dan wanita ditangkap saat berada...

Ketua SMSI NTB Kecam Tindakan Intimidasi Oknum SPPG terhadap Jurnalis Selaparang TV di Lombok Timur

Mataram – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, HM. Abdus Syukur, S.H., mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan oknum Satuan...