MATARAM – Pemerintah Kota Mataram melalui sektor pendidikan terus berupaya memperkuat fondasi literasi anak sejak usia dini. Langkah nyata ini diwujudkan melalui peluncuran inovasi LECI ID (Literasi Ceria Inovatif dan Digital), sebuah media pembelajaran Smart Book interaktif yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan karakteristik anak-anak generasi digital native.
Kehadiran LECI ID dilatarbelakangi oleh tantangan besar dalam dunia pendidikan di NTB. Berdasarkan data Rapor Pendidikan tahun 2025, tercatat masih ada 40% siswa SD yang belum mencapai batas kompetensi minimum literasi membaca. Rendahnya minat baca ini seringkali dipicu oleh pola interaksi anak usia dini yang kini lebih lekat dengan gawai dibandingkan buku cetak konvensional.
Penyusun inovasi LECI ID, Nurul Hidayah, S.Pd., mengungkapkan bahwa kunci utama dalam mengajarkan literasi di era digital adalah dengan menciptakan pengalaman belajar yang menyerupai permainan, bukan beban.
“Tampilan LECI ID dibuat ceria dan mudah digunakan, sehingga anak-anak merasa seperti sedang bermain, padahal mereka sedang belajar literasi secara mandiri tanpa perlu terus-menerus didikte. Kami ingin proses belajar literasi bertransformasi dari sebuah kewajiban yang berat menjadi hiburan edukatif yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja,” ujar Nurul Hidayah.
Inovasi ini menonjol karena penggunaan metode intuitif. Alih-alih mengeja huruf demi huruf yang seringkali membosankan bagi anak PAUD, LECI ID mengajak siswa mengenali kata sebagai satu kesatuan gambar (Whole Word) melalui asosiasi warna dan simbol. Selain itu, teknologi flip book yang digunakan memberikan efek membalik halaman seperti buku nyata, memberikan kepuasan sensorik sekaligus mengurangi kelelahan mata anak saat menatap layar.
Efektivitas media ini telah teruji dalam tahap monitoring. Data menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan buku cetak konvensional di mana anak hanya bertahan fokus selama 5-10 menit, penggunaan LECI ID mampu meningkatkan antusiasme anak hingga 20-30 menit. Bahkan, daya ingat atau retensi memori anak meningkat hingga 80% berkat dukungan audio pelafalan yang sinkron dengan teks dan gambar.
Bagi para orang tua di Kota Mataram, LECI ID menjadi solusi pendampingan belajar di rumah yang fleksibel. Media ini dapat diakses dengan mudah melalui smartphone atau tablet, sehingga orang tua dapat memperkenalkan literasi dasar secara terstruktur tanpa hambatan ruang dan waktu.
Dengan adanya LECI ID, diharapkan kemampuan literasi anak-anak di Kota Mataram dapat tumbuh lebih kuat sejak dini, menjadikan kegiatan membaca bukan lagi sebuah beban, melainkan petualangan yang menyenangkan untuk mengenal jendela dunia.

