Mataram – Pegawai Kantor Pertanahan Kota Mataram turut ambil bagian dalam agenda besar transformasi pelayanan yang digagas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan secara nasional.
ATR/BPN kembali menegaskan komitmennya membangun pelayanan yang profesional dan terpercaya melalui kegiatan Penilaian Kompetensi dalam rangka Transformasi Pelayanan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Maret 2026 di tiga lokasi utama, yakni Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali.
Penilaian kompetensi ini merupakan bagian dari penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan ATR/BPN. Tujuannya untuk memetakan potensi dan kompetensi pegawai secara menyeluruh. Hasil penilaian nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan talenta dan pembinaan karier aparatur, sehingga kualitas pelayanan pertanahan dapat terus ditingkatkan.
Ratusan pegawai dari berbagai jenjang jabatan tercatat sebagai peserta, mulai dari pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga pelaksana. Tidak hanya dari wilayah Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Bali, pegawai dari Kantor Pertanahan Kota Mataram juga ikut serta. Untuk lingkup Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat, pelaksanaan penilaian dipusatkan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, sehingga menjadi momentum kolaborasi lintas wilayah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mengikuti rangkaian ujian yang meliputi tes potensi, simulasi manajerial dan sosial kultural, tes teknis, hingga wawancara. Peserta diwajibkan hadir dengan seragam dinas lengkap, membawa perangkat laptop sesuai spesifikasi yang ditentukan, serta mengikuti briefing daring yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia ATR/BPN, Budi Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini harus menjadi prioritas seluruh satuan kerja tanpa mengganggu jalannya pelayanan kepada masyarakat.
“Transformasi pelayanan hanya bisa berjalan dengan dukungan sumber daya manusia yang unggul. Penilaian kompetensi ini adalah fondasi untuk memastikan aparatur kita siap menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan,” ujarnya dalam surat resmi.
Melalui langkah ini, ATR/BPN menunjukkan keseriusannya membangun aparatur yang berintegritas, adaptif, dan profesional. Penilaian kompetensi tidak sekadar menjadi ajang evaluasi, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak pegawai yang mampu membawa pelayanan pertanahan ke standar yang lebih tinggi.


