BerandaNasionalAbdul Hadi: Kepala BMKG Baru Harus Lanjutkan Reformasi, Perkuat Layanan Publik

Abdul Hadi: Kepala BMKG Baru Harus Lanjutkan Reformasi, Perkuat Layanan Publik

Date:

Berita terkait

BPN Kota Mataram: Wajah Baru, Semangat Baru dalam Pelayanan Pertanahan

Mataram – Transformasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata...

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta, 11 November 2025 — Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil NTB II (Pulau Lombok), Abdul Hadi, mengucapkan selamat kepada Teuku Faisal Fathani yang resmi dilantik sebagai Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menggantikan Dwikorita Karnawati.

Pernyataan itu disampaikan Abdul Hadi dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kepala BMKG. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Dwikorita selama memimpin BMKG, khususnya dalam penguatan sistem peringatan dini dan modernisasi layanan meteorologi nasional.

“Terima kasih atas pengabdian Ibu Dwikorita. Selamat bertugas kepada Bapak Teuku Faisal Fathani. Kepemimpinan baru ini harus menjadi momentum untuk melanjutkan langkah positif dan mempercepat transformasi BMKG agar lebih tanggap dan modern,” ujar Abdul Hadi, Selasa (11/11/2025).

Sebagai mitra kerja BMKG di Komisi V, Abdul Hadi menegaskan peran lembaga tersebut sangat krusial bagi keselamatan masyarakat. Ia menyebut masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi fokus pimpinan baru.

Salah satunya, penguatan sistem peringatan dini multi-bahaya yang menjangkau seluruh wilayah rawan, termasuk NTB dan Pulau Lombok. Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi bencana yang cepat, akurat, dan mudah dipahami.

Selain itu, Abdul Hadi mendorong peningkatan kapasitas observasi cuaca, iklim, dan geofisika melalui pembaruan alat ukur, penguatan stasiun pengamatan, serta perluasan jaringan komunikasi hingga daerah terpencil.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari lembaga riset, pemerintah daerah, hingga komunitas masyarakat, agar data BMKG bisa dimanfaatkan maksimal dalam perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana.

“BMKG tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi akan membuat data dan analisis BMKG lebih berdampak dan menjadi dasar kebijakan publik yang berbasis sains,” katanya.

Abdul Hadi berharap kepemimpinan baru BMKG membawa semangat inovasi, digitalisasi, dan pelayanan publik yang semakin responsif.

“BMKG harus terus berbenah, semakin modern, terbuka, dan memberi manfaat nyata bagi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

- Advertisement -

Langganan GRATIS

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Terbaru