Kemenko Polkam Tinjau Langsung Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Barat, Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat

Lombok Barat – Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi perhatian serius dari berbagai kementerian. Salah satunya adalah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) yang melalui Deputi Bidang Koordinasi Informasi dan Komunikasi (Inkom) melakukan kunjungan langsung ke KDMP Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Lokasi gerai usaha koperasi yang terletak di Komplek Pasar Buah Jongklak ini menjadi pusat perhatian rombongan Kemenko Polkam yang dipimpin oleh Deputi Inkom, Eko D. Indarto.

“Kehadiran kami di sini untuk menyerap informasi lapangan, yang kemudian akan kami harmonisasikan dengan kementerian teknis di pusat,” ujar Eko D. Indarto di sela kunjungannya, Kamis, (11/9).

Menurut Eko, pihaknya ingin memahami langsung kendala maupun tantangan yang dihadapi oleh pengurus KDMP agar dapat menjadi bahan evaluasi lintas kementerian. Ia menegaskan bahwa KDMP merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang baru saja diluncurkan dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. 

“Prinsip koperasi itu dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Tapi ke depan, koperasi ini harus berkembang lebih jauh tidak hanya simpan pinjam, tetapi juga usaha-usaha produktif dan bahkan bisa menjadi mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Eko.

Ia menambahkan, KDMP diharapkan dapat bertransformasi menjadi penyedia bahan baku pangan, khususnya untuk mendukung program MBG di Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG), dan membuka lapangan kerja baru bagi warga desa.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, dalam pernyataan terpisah juga menegaskan pentingnya KDMP memiliki visi bisnis yang jelas.

“Koperasi harus punya arah usaha yang nyata. Kita dorong jenis usaha yang variatif agar saling dukung antar-KDMP. Misalnya, Dinas Pertanian saat ini tengah menginventarisasi jumlah peternak ayam, ini bisa dikembangkan menjadi usaha koperasi,” kata Bupati.

Kunjungan Deputi Inkom ini juga menjadi forum dialog dengan 16 Ketua KDMP dari Kecamatan Lingsar. Berbagai persoalan mengemuka, mulai dari kejelasan regulasi Kementerian Desa, posisi BUMDes dalam struktur ekonomi desa, hingga kemitraan koperasi dengan perbankan, terutama terkait penjaminan Dana Desa.

“Masih banyak regulasi yang perlu disinkronkan. Salah satunya tentang jaminan penggunaan Dana Desa sebagai modal koperasi. Ini penting agar Kepala Desa tidak ragu dalam mendorong kemajuan KDMP,” pungkas Eko.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengidentifikasi hambatan sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun ekonomi desa berbasis koperasi. (F3)

Ket. Foto:

Kunjungan Deputi Inkom Kemenko Polkam, Eko D. Indarto, beserta rombongan di Lombok Barat, NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Lansia Sehat, Mandiri, Bahagia: KLPI Tunjukkan Makna Fornas yang Sesungguhnya

Mataram - Sesuai taglinenya "Kalah Menang Semua Senang'" Fornas VIII NTB 2025 berlangsung semarak dan penuh sukacita. Di Venue Asrama Haji Mataram contohnya,  sorak-sorai...

Kantor Pertanahan Tetap Buka Layani Masyarakat pada Masa Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri 1447 H

Jakarta - Di tengah masa libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Idulfitri 1447 Hijriah, Kementerian Agraria dan...

BPN Kota Mataram: Wajah Baru, Semangat Baru dalam Pelayanan Pertanahan

Mataram – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan transformasi dalam penataan pegawai. Kebijakan terbaru menegaskan bahwa seluruh Pegawai Pemerintah dengan...

Tiga Pengedar Narkoba Ditangkap di Mataram, Polisi Sita Sabu dan Ekstasi

Mataram – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram  membekuk tiga terduga pengedar  Narkotika di wilayah hukumnya, Minggu (10/8/2025) dini hari. Dari pengungkapan...

Empat PMI Asal NTB di Libya Dipastikan Aman, KBRI Tripoli Negosiasikan Pemulangan

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan klarifikasi terkait video viral di TikTok yang memperlihatkan kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB...