BerandaHeadlineDiserang Amerika, Iran Luncurkan 250 Rudal ke Israel

Diserang Amerika, Iran Luncurkan 250 Rudal ke Israel

Date:

Berita terkait

BPN Kota Mataram: Wajah Baru, Semangat Baru dalam Pelayanan Pertanahan

Mataram – Transformasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata...

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

22 Juni 2025 – Iran dilaporkan telah meluncurkan 250 rudal balistik ke wilayah Israel, sebagai bentuk pembalasan atas serangan Amerika Serikat yang menarget tiga instalasi nuklir Iran. Sebelumnya, pihak militer Israel mengonfirmasi bahwa lebih dari 200 rudal ditembakkan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Latar Belakang Serangan Iran

Menurut laporan Al Jazeera, gelembung ketegangan antara Iran dan Israel, yang sebelumnya sudah memuncak, kembali menggelegar setelah serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran, yaitu Natanz, Fordow, dan Isfahan pada 21 Juni 2025 (abc7.com). Setelah itu, Iran langsung mengumumkan peluncuran “barrage” rudal besar-besaran ke wilayah Israel .

🛰️ Konfirmasi dari Pihak Israel

Militer Israel melalui pernyataan resmi menyatakan bahwa sebanyak lebih dari 200 rudal berhasil diluncurkan Iran ke berbagai sasaran strategis di Israel. Israel juga menegaskan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah berhasil mencegat sebagian besar rudal tersebut, meskipun terdapat laporan dampak di beberapa wilayah termasuk rumah sakit dan pemukiman warga .

🔥 Dampak Serangan

Buntut serangan ini menyebabkan kerusakan signifikan dan luka-luka di sejumlah fasilitas sipil, termasuk rumah sakit utama di Israel bagian selatan . Israel juga mengerahkan langkah balasan berupa serangan balasan ke beberapa instalasi militer Iran.

🌍 Reaksi Internasional

Serangan udara Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran menuai kecaman internasional. Iran menyebut serangan tersebut “melanggar hukum internasional” dan memperingatkan konsekuensi yang “abadi” (abc7.com). Perserikatan Bangsa-Bangsa serta negara-negara besar lain menyerukan de-eskalasi dan dialog diplomatik, terutama saat situasi kini berpotensi menjurus ke konflik skala lebih besar .

  • Sumber:

- Advertisement -
Redaksihttps://koranlombok.com
Redaksi HarianNusa.com

Langganan GRATIS

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Terbaru