Komisi V DPRD NTB Dorong Perbaikan Layanan RSUP : Hutang Hampir Tuntas, Pelayanan Harus Lebih Baik

Mataram – Komisi V DPRD Provinsi NTB menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan, Direktur RSUP NTB, Direktur RS Mandalika, RSJ, dan RSUD Manambai Sumbawa, Senin (14/7), untuk menindaklanjuti hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPKP terhadap RSUP NTB tahun 2024.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V TGH Patompo dan Sekretaris Komisi V Sitti Ari ini, membahas temuan LHP BPKP mengenai utang RSUP NTB senilai Rp247,97 miliar. Namun dalam forum tersebut, pihak RSUP menjelaskan bahwa sebagian besar temuan telah ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah, setelah kami cermati dan diskusikan, RSUP telah melakukan berbagai upaya maksimal. Dari total temuan Rp247,97 miliar, telah diselesaikan lebih dari Rp200 miliar. Kini tinggal tersisa sekitar Rp48 miliar,” ungkap HM. Jamhur, anggota Komisi V DPRD NTB, saat diwawancara .com usai kegiatan RDP.

Selain persoalan keuangan, Komisi V juga menyoroti sejumlah persoalan pelayanan publik di rumah sakit, termasuk persoalan pasien BPJS, sistem rujukan, serta layanan bank darah yang selama ini masih menjadi beban keluarga pasien.

“Ini masalah krusial. Kita tidak ingin keluarga pasien lagi-lagi harus direpotkan dengan urusan teknis seperti pengurusan darah. Itu seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pihak rumah sakit,” tegas Politisi PKB ini.

Ia menekankan agar seluruh rumah sakit milik pemerintah di NTB, khususnya RSUP NTB sebagai rujukan utama, benar-benar membenahi pelayanan dasar kepada masyarakat. “Kami di Komisi V akan terus mengawal agar pelayanan rumah sakit berjalan sebaik-baiknya. Jangan hanya fokus selesaikan temuan keuangan, tapi pelayanan ke pasien juga harus jadi prioritas utama,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, pihak RSUP menyatakan kesiapan mereka untuk terus melakukan perbaikan, baik dari sisi tata kelola keuangan maupun pelayanan medis kepada masyarakat.

“Komisi V tidak hanya ingin menegur, tapi kami hadir untuk memberi dukungan agar rumah sakit kita bisa lebih baik dan masyarakat merasa dilayani secara manusiawi,” tutup HM. Jamhur. (F3)

Ket. Foto :

Kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPRD NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur NTB Tuntaskan Jalan Strategis Simpang Tano–Seteluk, PU KSB Sampaikan Apresiasi 

Sumbawa Barat - Perhatian Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Damayanti Putri, terhadap pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa...

KPU Lobar Tetapkan LAZ-Adha jadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Terpilih 2025-2030

Lombok Barat - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat (Lobar) menetapkan pasangan H. Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha menjadi Bupati dan Wakil Bupati...

Made Slamet Soroti Kualitas Menu MBG, Minta Evaluasi Total Program

Mataram - Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Made Slamet, menyoroti kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak...

Kapolda NTB Hadiri Pelayanan Publik dan Baksos Polresta Mataram di CFD Udayana

Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.I.K., menghadiri kegiatan Pelayanan Publik  Bakti Sosial bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu yang digelar Polresta...

Enam Visa Kloter Dua Lombok Tengah Belum Keluar, Kemenag NTB Pastikan Semua Jamaah Tetap Berangkat

Mataram - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kakanwil Kemenag NTB), H. Zamroni Aziz, menegaskan bahwa proses pemantauan visa Jemaah Calon...