# Wellness Tourism: Strategi NTB Membangun Pariwisata Berkualitas

- Link: https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/
- Published: 2026-07-13T12:48:07+08:00
- Author: NewsRoom

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik – Kadis Kominfotik NTB/Juru Bicara Pemprov NTB

 Mataram – Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang berada pada momentum yang
sangat baik. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB menunjukkan bahwa pada
Mei 2026 jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1.332.393 perjalananmeningkat
10,49 persen dibandingkan April 2026 dan tumbuh 13,20 persen dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatifsepanjang Januari hingga Mei 2026 jumlah
perjalanan wisatawan nusantara telah mencapai 6.161.011 perjalanan. Sementara itutingkat
penghunian kamar hotel berbintang mencapai 41,07 persendengan rata-rata lama menginap
1,86 hari.

Data tersebut memberikan dua pesan penting. Pertamafondasi pariwisata NTB semakin
kuat. Keduamasih terbuka ruang yang sangat besar untuk meningkatkan kualitas kunjungan
wisatawan sehingga manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTBkeberhasilan pembangunan pariwisata tidak cukup diukur
dari meningkatnya jumlah kunjungan atau tingginya tingkat hunian hotel. Tantangan
berikutnya adalah bagaimana membuat wisatawan tinggal lebih lamamenikmati lebih 
banyak pengalamanmembelanjakan lebih banyak produk lokaldan pada akhirnya meninggalkan
nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Di sinilah arah baru pembangunan pariwisata NTB dimulai. Perubahan tersebut juga
sejalan dengan perkembangan dunia. Laporan Global Wellness Institute menunjukkan
bahwa Industri wellness economy (ekonomi kebugaran) dunia tumbuh hingga US 6,8 triliun
pada 2024diproyeksikan mencapai sekitar US 9,8 triliun pada 2029 dan akan terus 
berkembang. Masyarakat dunia tidak lagi sekadar mencari destinasi yang indahtetapi
mencari perjalanan yang mampu meningkatkan kesehatanketenangankeseimbangan hidupdan
kualitas diri.

Perubahan perilaku wisatawan inilah yang dibaca oleh Pemerintah Provinsi NTB sebagai
sebuah peluang strategis.

Karena itudi bawah kepemimpinan GubernurLalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah
Dhamayanti Putri pengembangan wellness tourism ditempatkan sebagai salah satu strategi
untuk mewujudkan Triple Agenda Pemerintah Provinsi NTBkhususnya Pariwisata Berkelanjutan.

Strategi ini bukan sekadar mengembangkan jenis wisata barumelainkan membangun paradigma
bahwa pariwisata harus menjadi penggerak kesejahteraan masyarakatpelestarian lingkunganpenguatan
budayadan peningkatan kualitas hidup.

Pariwisata berkualitas bukanlah tentang berapa banyak orang yang datangtetapi berapa
besar manfaat yang tinggal.

Kalimat sederhana ini menjadi filosofi yang mendasari arah baru pembangunan pariwisata
NTB.

Inilah saatnya NTB merangkai potensi menjadi strategi.

Lombok dan Sumbawa sesungguhnya tidak memulai dari titik nol.

Provinsi ini dianugerahi bentang alam yang luar biasamulai dari Gunung RinjaniGeopark
RinjaniGunung TamboraPulau MoyoTeluk SalehPulau Satondahingga kawasan Mandalika 
yang telah dikenal dunia. Seluruhnya menghadirkan pengalaman yang semakin dicari
wisatawan modern: alam yang masih terjagaudara yang bersihlaut yang sehatdan ruang
untuk memulihkan diri dari hiruk-pikuk kehidupan.

Keunggulan tersebut diperkaya oleh budaya masyarakat SasakSamawaDompu dan Mbojo 
yang tetap menjaga harmoni dengan alamnilai-nilai religiuskeramahanserta semangat
gotong royong.

Di sisi lainNTB juga memiliki kekayaan pangan lokal yang menjadi bagian penting 
dari gaya hidup sehatmulai dari madu Sumbawakopi NTBkelorrempah-rempahhasil pertanian
organikhingga hasil perikanan yang berkualitas.

Tidak banyak daerah yang memiliki perpaduan antara gununglautgeoparkbudayamasyarakat
yang ramahpangan sehatserta kalender kegiatan olahraga dan wisata yang berkembang
secara bersamaan.

Yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB bukan menciptakan potensi baru.

Yang dilakukan adalah merangkai seluruh potensi tersebut menjadi satu strategi pembangunan
yang utuh.

Dengan modal kekuatan dari sport tourismNTB bergerak menuju wellness tourism. Strategi
ini sesungguhnya telah dimulai melalui keberhasilan NTB mengembangkan sport tourism.

Dalam beberapa tahun terakhirbudaya hidup sehat berkembang sangat pesat di tengah
masyarakat. Komunitas laribersepedamendaki gunungyogaselancarhingga berbagai aktivitas
kebugaran tumbuh di hampir seluruh kabupaten dan kota.

Hampir setiap akhir pekan masyarakat mengikuti berbagai kegiatan fun run (lari santai)
road race (lomba lari di jalan raya) maupun trail running (lari lintas alam) yang
melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai kelompok usia.

Perkembangan tersebut diperkuat oleh berbagai agenda nasional dan internasional.

Rinjani 100 Ultra 2026 menghadirkan 2.275 pelariterdiri atas 1.375 peserta Indonesia
dan 900 peserta internasional dari 38 negara.

Sementara ituPocari Sweat Run Lombok 2026 kembali membuktikan bahwa Mandalika mampu
menjadi tuan rumah ajang lari nasional berskala besar dengan sekitar 9.200 peserta
dan pendamping yang menggerakkan hotelrestorantransportasipenerbanganUMKMdan berbagai
sektor ekonomi lainnya.

Wakil Menteri Pariwisata menyebut penyelenggaraan event seperti Pocari Sweat Run
memberikan multiplier effect (efek berganda) yang nyata terhadap sektor pariwisata
dan ekonomi daerah. Senada dengan ituWakil Menteri Pemuda dan Olahraga menegaskan
bahwa manfaatnya tidak hanya dirasakan dunia olahragatetapi juga oleh hotelrestoranpenerbanganUMKMdan
masyarakat luas.

Karena itubagi Pemerintah Provinsi NTBsport tourism bukanlah tujuan akhir.

Sport tourism menggerakkan orang datang ke NTB. Wellness tourism membuat mereka 
tinggal lebih lamakembali lagidan membawa pulang pengalaman hidup yang bermakna.

Karenanya wellness tourism sebagai strategi pembangunan daerah. Di sinilah letak
perbedaan cara pandang Pemerintah Provinsi NTB.

Wellness tourism tidak diposisikan sebagai produk wisata barumelainkan sebagai instrumen
pembangunan daerahdi mana sport tourism telah berhasil membawa wisatawan datang 
ke NTBsehingga langkah berikutnya adalah membangun pengalaman yang lebih utuh agar
mereka tinggal lebih lamadatang kembalidan meninggalkan manfaat ekonomi yang lebih
besar bagi masyarakat.

Strategi ini dibangun melalui keterhubungan berbagai sektor pembangunan.

Pariwisata dihubungkan dengan kesehatan melalui pengembangan gaya hidup sehatolahragayogameditasispa
berbasis rempah Nusantarahingga aktivitas berbasis alam yang memberikan manfaat 
bagi kesehatan fisik maupun mental.

Pariwisata dihubungkan dengan pertanian melalui peningkatan permintaan terhadap 
pangan sehatproduk organikmadu Sumbawakopi NTBkelorbuah-buahan tropisrempah-rempahdan
berbagai komoditas lokal yang menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Pariwisata dihubungkan dengan sektor kelautan melalui hasil perikanan berkualitaswisata
baharikonservasi lautserta pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Pariwisata dihubungkan dengan desa melalui penguatan desa wisatahomestayatraksi 
budayaekonomi kreatifserta keterlibatan langsung masyarakat sebagai pelaku utama.

Pada saat yang samapelestarian hutanpantailautsumber mata airdan budaya lokal menjadi
fondasi utama. Sebabtidak mungkin menghadirkan pengalaman wellness tourism tanpa
alam yang lestari dan masyarakat yang tetap menjaga jati dirinya.

Inilah makna sesungguhnya dari pariwisata berkelanjutan sebagai salah satu Triple
Agenda Pemerintah Provinsi NTB.

Pada akhirnya suatu saat kita akan melahirkanapa yang disebut dengan dari pertumbuhan
menuju kesejahteraandi mana Pemerintah Provinsi NTB meyakini bahwa keberhasilan 
pembangunan pariwisata tidak boleh berhenti pada pertumbuhan angka kunjungan wisatawan.

Pertumbuhan harus diterjemahkan menjadi kesejahteraan.

Setiap wisatawan yang datang untuk mengikuti Pocari Sweat RunRinjani 100 UltraMotoGP
Mandalikadan berbagai event lainnyaakan juga menikmati yoga di tepi pantaimendaki
Gunung Rinjanimenyelam di Teluk Salehatau berlibur di Pulau Moyodan dipastikan menggunakan
transportasi lokalmenginap di hotel maupun homestaymenikmati kuliner khas daerahmembeli
hasil pertanian dan perikanan lokalserta memanfaatkan berbagai jasa masyarakat.

Artinyamanfaat ekonomi mengalir kepada petaninelayanpeternakpelaku UMKMpemandu wisatapengemudi
transportasiperajinsenimanhingga generasi muda yang membangun usaha kreatif.

Semakin panjang rantai ekonomi lokal yang terlibatsemakin besar nilai tambah yang
tinggal di daerah.

Di sinilah wellness tourism menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan kemiskinan.

Pada saat yang samameningkatnya permintaan terhadap pangan sehat akan memperkuat
pasar bagi hasil pertanianpeternakandan perikanan lokal. Kondisi ini akan mendorong
peningkatan produksimeningkatkan pendapatan petani dan nelayanserta memperkuat ketahanan
pangan daerah.

Karena ituwellness tourism tidak hanya berbicara tentang pariwisata.

Ia berbicara tentang kesehatan. Ia berbicara tentang pertanian. Ia berbicara tentang
kelautan. Ia berbicara tentang desa. Ia berbicara tentang budaya. Ia berbicara tentang
lingkungan. Dan pada akhirnyaia berbicara tentang kesejahteraan masyarakat.

Akhirnya NTB melahirkan paradigma baru dalam menggerakkan pariwisata daerahdengan
memahami bahwa sesungguhnya manusia selalu mencari tiga hal dalam hidupnya: kesehatanketenangandan
kebahagiaandi mana Lombok dan Sumbawa memiliki ruang untuk menghadirkan ketiganya.

Di masa laluorang datang ke Lombok untuk melihat Gunung Rinjani. Hari inimereka 
datang ke Rinjani bukan hanya untuk mencapai puncaknyatetapi juga untuk mengenal
dirinya sendiri.

Demikian pula arah baru pembangunan pariwisata NTBdi mana Pemerintah Provinsi NTB
tidak sedang membangun destinasi wisata baru.

Yang sedang dibangun adalah paradigma baru pembangunan daerah.

Paradigma yang menempatkan pariwisata sebagai penggerak kesejahteraan masyarakatpelestarian
alampenguatan budayadan peningkatan kualitas hidup.

Karena pada akhirnyapariwisata berkualitas bukanlah tentang berapa banyak orang 
yang datangtetapi berapa besar manfaat yang tinggal.

Dan karena itu pulawellness tourism bukan sekadar menjual tempat. Wellness tourism
menghadirkan kualitas hidup.

Ketika dunia mencari kesehatanNTB memiliki alam yang terjaga.

Ketika dunia mencari ketenanganNTB memiliki budaya yang hidup.

Ketika dunia mencari pengalaman yang autentikNTB memiliki masyarakat yang ramah 
dan tradisi yang tetap lestari.

Dan ketika dunia mencari masa depan pariwisata yang berkelanjutanNTB memilih membangunnya
melalui kesejahteraan masyarakat.

Jika dahulu dunia mengenal Lombok dan Sumbawa karena keindahan alamnyamaka di masa
depan dunia akan mengenal NTB karena kemampuannya menghadirkan kesehatanketenangandan
kesejahteraan dalam satu pengalaman wisata yang utuh. Itulah hakikat strategi NTB
membangun pariwisata berkualitas. (*)

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2026/07/13/wellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Wellness%20Tourism%3A%20Strategi%20NTB%20Membangun%20Pariwisata%20Berkualitas&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2026%2F07%2F13%2Fwellness-tourism-strategi-ntb-membangun-pariwisata-berkualitas%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
