# Menteri LH dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB

- Link: https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/
- Published: 2026-07-07T18:02:36+08:00
- Author: NewsRoom

Mataram – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov
NTB) BB memperkuat sinergi untuk mempercepat penyelamatan lingkungan melalui rehabilitasi
kawasan hutanpembenahan sistem pengelolaan sampahserta pengendalian pencemaran secara
terpadu. 

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Lingkungan
Hidup dalam Pengelolaan SampahPengendalian Pencemarandan Kerusakan Lingkungan Hidup
yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup RIMohammad Jumhur Hidayatbersama Gubernur
NTBLalu Muhamad Iqbalserta dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Nusa Tenggara
Barat di Aula Bank NTB SyariahMataramSelasa (7/7/2026).

Dalam rapat tersebutMenteri Lingkungan Hidup memperkenalkan Agenda Aksi Pertobatan
Ekologis Nasionalsebuah arah kebijakan yang mendorong pemerintah pusat dan daerah
membangun kesadaran kolektif untuk memulihkan kualitas lingkungan melalui aksi nyata.
Agenda tersebut mencakup rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS)pengelolaan
sampah berbasis ekonomi sirkularpemulihan ekosistem pesisir dan lautpengendalian
pencemaran udara dan airrehabilitasi lahan kritis dan kawasan pascatambanghingga
penguatan kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) dan pasar karbon.

Jumhur Hidayat menegaskan bahwa sebagian besar bencana hidrometeorologi yang terjadi
saat ini dipengaruhi oleh kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia. Karena 
itupemulihan kawasan hulupenghijauan kembali daerah tangkapan airserta perubahan
paradigma pengelolaan sampah menjadi kebutuhan mendesak.

Menurutnyapengelolaan sampah tidak lagi dapat mengandalkan pola angkut dan buangtetapi
harus dimulai dari sumber melalui pemilahan sampah organik dan anorganikpengomposanpenggunaan
kembalidan daur ulang sehingga hanya menyisakan residu yang dibuang ke tempat pemrosesan
akhir.

“Kalau pengelolaan dimulai dari sumbernyabeban tempat pemrosesan akhir akan jauh
berkurang. Pendekatan ekonomi sirkular inilah yang harus kita bangun bersama sesuai
karakteristik dan kearifan lokal masing-masing daerah,” ujar Menteri.

Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbalmenyambut baik arah kebijakan tersebut dan menegaskan
bahwa persoalan lingkungan telah menjadi prioritas bersama pemerintah provinsi dan
seluruh pemerintah kabupaten/kota di NTB.

Menurut GubernurNTB saat ini menghadapi dua tantangan lingkungan yang tidak lagi
dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Di Pulau Sumbawakerusakan kawasan hutan
telah memicu meningkatnya bencana hidrometeorologi sehingga banjir menjadi peristiwa
yang berulang hampir setiap tahunterutama di Kota Bima akibat kerusakan kawasan 
hutan di Kabupaten Bima dan sebagian wilayah Dompu. Kondisi tersebutkata Gubernurmenjadi
peringatan bahwa rehabilitasi kawasan hulu dan daerah tangkapan air tidak lagi dapat
ditunda.

“Kami melihat persoalan lingkungan sudah berada pada situasi yang sangat mengkhawatirkan.
Karena ituPemerintah Provinsi bersama seluruh kabupaten dan kota bertekad melakukan
penghijauan kembali kawasan-kawasan tangkapan air agar mampu mengurangi risiko bencana
sekaligus menjamin ketersediaan air bersih pada masa mendatang,” tegas Gubernur.

Selain kerusakan hutanGubernur juga menyoroti persoalan sampah yang semakin komplekskhususnya
di Pulau Lombok. Saat ini Tempat Pemrosesan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok telah
menampung hampir satu juta ton sampah dengan tambahan sekitar 400 ton setiap harisehingga
diperlukan solusi yang tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas tempat
pembuangantetapi juga pengurangan timbulan sampah sejak dari sumbernya.

Gubernur mengungkapkanMenteri Lingkungan Hidup menyatakan kesiapan membantu Pemerintah
Provinsi NTB dalam mencarikan solusi pengelolaan TPAR Kebon Kongok agar mampu mengurangi
beban timbunan sampah melalui penerapan teknologi dan penguatan sistem ekonomi sirkular.

Sebagai tindak lanjutPemerintah Provinsi NTB juga tengah menyiapkan Peraturan Gubernur
mengenai sanksi administratif di sektor kelautan dan perikanan untuk mengendalikan
aktivitas tambak yang berpotensi merusak kawasan pesisir. Selain itupemerintah sedang
menyusun kebijakan Corporate Environment Responsibility (CER) yang mendorong dunia
usahakhususnya sektor pariwisataberpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari seluruh kepala daerah di NTB. Bupati SumbawaSyarafuddin
Jarotmenyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menjalankan Gerakan Sumbawa
Hijau Lestari melalui penanaman sekitar 1,15 juta pohon dan berkomitmen menghentikan
penanaman jagung di kawasan hutan negara mulai musim tanam 2026–2027 sebagai bagian
dari upaya rehabilitasi kawasan hulu.

Sementara ituWali Kota BimaArrahman H. Abidindan Bupati DompuBambang Firdausmengangkat
persoalan banjir yang terus berulang akibat kerusakan kawasan hulu. Keduanya berharap
pemerintah pusat dapat mendukung rehabilitasi daerah tangkapan air melalui penyediaan
bibit tanaman kerasseperti kemiri dan makadamiasekaligus memperkuat sarana pengelolaan
sampah di daerah.

Di sisi lainBupati Lombok UtaraNajmul Akhyarmenyampaikan persoalan operasional insinerator
di Gili Trawangan yang hingga kini belum dapat berfungsi optimal. Menanggapi hal
tersebutMenteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa penggunaan insinerator tetap dimungkinkan
sepanjang memenuhi standar emisi nasional. Pemerintah pusat juga siap memberikan
pendampingan teknis untuk memastikan teknologi yang digunakan memenuhi ketentuan
lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan konkret kepada daerahKementerian Lingkungan Hidup menyatakan
kesiapan mengalokasikan sebagian program nasional penanaman dua miliar pohonmemperkuat
pendampingan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkularmembantu kajian penguatan
armada pengangkut sampahserta memberikan dukungan teknis terhadap berbagai program
rehabilitasi lingkungan di NTB.

Pada kesempatan tersebutMenteri Lingkungan Hidup juga menyerahkan 200 unit komposter
secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi NTB sebagai langkah awal mempercepat 
pemilahan dan pengolahan sampah organik dari sumbernya sekaligus memperkuat implementasi
ekonomi sirkular di seluruh kabupaten dan kota.

Menutup rapat koordinasiMenteri Lingkungan Hidup bersama Gubernur NTB dan seluruh
bupati serta wali kota se-Nusa Tenggara Barat sepakat menjadikan penyelamatan lingkungan
sebagai gerakan bersama. Melalui penguatan rehabilitasi hutanpembenahan pengelolaan
sampahpenyusunan regulasi yang berpihak pada kelestarian lingkunganserta kolaborasi
lintas sektorNTB menegaskan komitmennya membangun pembangunan yang berkelanjutan
dengan menjadikan kelestarian lingkungan sebagai fondasi utama bagi kesejahteraan
generasi masa depan. (F*)

Ket. Foto:

Menteri Lingkungan Hidup RIMohammad Jumhur Hidayatbersama Gubernur NTBLalu Muhamad
Iqbalmemimpin Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan
SampahPengendalian Pencemarandan Kerusakan Lingkungan Hidupyang 

dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Nusa Tenggara Barat di Aula Bank NTB Syariah.(
Ist)

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2026/07/07/menteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Menteri%20LH%20dan%20Gubernur%20Sepakat%20Percepat%20Penyelamatan%20Lingkungan%20NTB&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2026%2F07%2F07%2Fmenteri-lh-dan-gubernur-sepakat-percepat-penyelamatan-lingkungan-ntb%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
