# Desa Berdaya: Dari Pintu Rumah Warga Menuju NTB Makmur Mendunia

- Link: https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/
- Published: 2026-06-29T12:13:52+08:00
- Author: NewsRoom

 

(Bag. 2)

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik – Kadis Kominfotik/Juru Bicara Pemprov NTB

Menjadikan Desa Mesin Pertumbuhan Baru

 Mataram – Keberhasilan mengangkat keluarga keluar dari kemiskinan ekstrem belum
menjadi akhir dari perjalanan. Tantangan berikutnya adalah memastikan mereka tidak
kembali terperosok ke dalam kondisi yang sama. Untuk itudesa harus memiliki fondasi
ekonomi yang kuatmampu menciptakan lapangan kerjamengembangkan potensi lokaldan 
menjadi ruang tumbuh bagi masyarakatnya. Atas dasar itulah Pemerintah Provinsi Nusa
Tenggara Barat mengembangkan Desa Berdaya Tematik sebagai pasangan strategis Desa
Berdaya Transformatif.

Jika Desa Berdaya Transformatif berfokus membangun ketahanan ekonomi keluargamaka
Desa Berdaya Tematik memperkuat ekosistem ekonomi desa. Keduanya saling melengkapi:
keluarga dibantu bangkit melalui usaha produktifsementara desa dipersiapkan menjadi
pusat pertumbuhan yang mampu menjaga keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahun 2026program ini menjangkau 257 desa di seluruh kabupaten dan kota di 
Nusa Tenggara Barat. Setiap desa memperoleh Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar
Rp300 juta untuk mengembangkan potensi unggulan sesuai karakteristik wilayahdengan
fokus pada tanaman panganpariwisatalingkungan hidupserta sektor-sektor produktif
lainnya.

Perkembangan pelaksanaan program menunjukkan respons yang positif. Hingga saat ini
telah diterima 254 proposal dari total 257 desa sasaransementara tiga proposal lainnya
masih dalam proses penyampaian. Dari proposal yang masuk163 desa mengusulkan satu
temasedangkan 91 desa mengajukan lebih dari satu tema sesuai potensi yang dimiliki.

Proses verifikasi juga terus berjalan. Hingga kini telah diterbitkan 119 rekomendasi
teknisterdiri atas 64 rekomendasi untuk desa dengan satu tema dan 55 rekomendasi
bagi desa yang mengembangkan lebih dari satu tema. Selanjutnya45 desa telah memasuki
tahap penyiapan dokumen pencairansedangkan 11 desa telah diproses pencairannya melalui
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Desa Berdaya Tematik telah bergerak dari tahap
perencanaan menuju implementasi. Verifikasi dilakukan secara paralel dengan proses
pencairan agar pelaksanaan program berlangsung lebih cepat tanpa mengabaikan prinsip
akuntabilitas. Dengan cara inidesa tidak hanya menjadi penerima bantuantetapi menjadi
pelaku utama yang menggerakkan pembangunan berdasarkan potensi dan kebutuhan wilayahnya.

Ketika Negara Memastikan Tak Ada Warga yang Tertinggal

Makna sesungguhnya dari seluruh konsep tersebut terlihat dalam kunjungan Gubernur
Lalu Muhamad Iqbal ke Desa MekarsariKecamatan GunungsariKabupaten Lombok Barat. 
Kunjungan itu bukan sekadar kegiatan seremonialmelainkan bagian dari upaya memastikan
bahwa setiap intervensi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengevaluasi
berbagai faktor yang menentukan keberhasilan program dalam jangka panjang.

Di lapanganevaluasi tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemerintah ingin memastikan
apakah bantuan benar-benar mampu mengubah kehidupan masyarakat dan hambatan apa 
saja yang masih harus diselesaikan.

Di Desa Mekarsari134 kepala keluarga menjadi penerima manfaat Program Desa Berdaya
Transformatif. Sebanyak 115 kepala keluarga memperoleh bantuan modal usaha produktif
sebesar Rp7 juta per keluargasedangkan 19 kepala keluarga menerima bantuan rehabilitasi
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Total intervensi pemerintah di desa tersebut mencapai
sekitar Rp1,5 miliar.

NamunGubernur juga menemukan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh
bantuan modal. Jalan menuju Dusun Malaka masih sempit dan rusak sehingga menghambat
mobilitas masyarakatdistribusi hasil pertanian dan peternakan,i serta akses menuju
sekolah. Temuan itu memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan
dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Di sisi lainMekarsari menyimpan potensi besar. Pengelolaan air bersih didorong tidak
hanya sebagai layanan dasartetapi juga dikembangkan menjadi unit usaha melalui Badan
Usaha Milik Desa (BUMDes). Potensi nira yang selama ini dipasarkan secara sederhana
juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah
yang mampu memasok kebutuhan sektor pariwisata dan industri pangan.

Dari kunjungan tersebut lahir satu pelajaran penting: membangun desa tidak cukup
dilakukan oleh satu program atau satu instansi. Pemerintah pusatpemerintah provinsipemerintah
kabupatenpemerintah desaperguruan tinggidunia usahadan masyarakat harus bergerak
dalam semangat kolaborasi. Ketika setiap persoalan dibaca berdasarkan data dan diselesaikan
secara bersama-samapembangunan tidak lagi berhenti pada penyaluran anggarantetapi
benar-benar menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Program Desa Berdaya pada hakikatnya bukan sekadar program penanggulangan kemiskinan.
Ia merupakan model pembangunan yang memadukan datapemberdayaan masyarakatpenguatan
ekonomi desaperlindungan sosialserta kepemimpinan yang hadir langsung di tengah 
masyarakat.

Melalui Desa Berdaya Transformatifpemerintah membangun kemandirian keluarga. Melalui
Desa Berdaya Tematikpemerintah memperkuat daya saing desa. Ketika keduanya berjalan
beriringanpembangunan tidak hanya mengurangi kemiskinantetapi juga membangun fondasi
kesejahteraan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Ke depantantangan terbesar bukan lagi merancang program barumelainkan menjaga konsistensi
pelaksanaanmemperkuat pendampinganmemperbarui kualitas datadan memastikan kolaborasi
lintas sektor terus berjalan. Dengan cara itulah Desa Berdaya dapat berkembang menjadi
model pembangunan desa yang tidak hanya relevan bagi Nusa Tenggara Barattetapi juga
menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Tulisan ini diawali oleh keyakinan bahwa pembangunan tidak pernah dimulai dari angkamelainkan
dari manusia. Program Desa Berdaya membuktikan keyakinan itu. Ketika negara hadir
hingga ke pintu rumah wargamendengarmemberdayakandan membangun dari desamaka angka-
angka pembangunan tidak lagi sekadar statistiktetapi berubah menjadi cerita tentang
keluarga yang bangkitdesa yang tumbuhdan masa depan yang dibangun bersama. Di situlah
sesungguhnya makna NTB Makmur Mendunia menemukan wujudnya.

(Tamat)

Ket. Foto: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyapa. Warga saat berkunjung di desa
MekarsariLombok Barat. (Ist)

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2026/06/29/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Desa%20Berdaya%3A%20Dari%20Pintu%20Rumah%20Warga%20Menuju%20NTB%20Makmur%20Mendunia&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2026%2F06%2F29%2Fdesa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-2%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
