# NTB Dorong Rusun Bersubsidi untuk Lindungi Lahan Pertanian

- Link: https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/
- Published: 2026-05-20T12:00:36+08:00
- Author: NewsRoom

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mengarahkan pembangunan 
perumahan vertikal atau rumah susun bersubsidi sebagai solusi menjaga keberlanjutan
lahan pertanian di tengah keterbatasan ruang kawasan perkotaankhususnya di Pulau
Lombok.

Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbalmenegaskan pembangunan rumah tapak di kawasan perkotaan
semakin sulit dilakukan karena sebagian besar wilayah telah masuk dalam kawasan 
Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang harus dilindungi.

Menurutnyapembangunan perumahan ke depan tidak bisa lagi mengorbankan lahan produktif
pertanian yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

“Pulau Lombok ini kecil. Karena ituNTB harus mulai menjadi model pembangunan rumah
susun bersubsidi agar lahan pertanian tetap terjaga,” ujar GubernurSelasa (19/5).

Ia menjelaskansetiap pembangunan kawasan perumahan baru otomatis mengurangi luasan
KP2B di suatu daerah. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi kawasan perkotaan
seperti Kota Mataram dan Kota Bima yang memiliki keterbatasan ruang pengembangan.

“Nah setiap lahan yang dipakai untuk perumahan otomatis mengurangi kawasan KP2B.
Sementara kota-kota seperti Mataram dan Kota Bima cukup sulit memenuhi target luasan
KP2B,” katanya.

Selain mengarahkan pembangunan hunian vertikalPemprov NTB juga mulai mempercepat
sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan Rencana Detail Tata
Ruang (RDTR) di kabupaten/kota.

Menurut Gubernurlangkah tersebut penting karena sebagian besar RTRW daerah masih
belum selesai sehingga pengembangan kawasan perumahan kerap terkendala kepastian
tata ruang.

Untuk mengatasi hal tersebutPemprov NTB menyiapkan skema “subsidi silang” kawasan
KP2B antarwilayah. Kekurangan luasan KP2B di wilayah perkotaan nantinya dapat ditopang
daerah lain yang masih memiliki potensi pengembangan lahan pertanianseperti Kabupaten
Sumbawa.

“Kalau di tingkat provinsi kita bisa melakukan subsidi silang kawasan. Daerah yang
kekurangan KP2B bisa ditopang wilayah lain yang masih memiliki potensi lahan pertanian,”
jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTB bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (ATR/BPN) juga telah bersepakat mempercepat penyelesaian RTRW dan RDTR 
di daerah agar pengembangan kawasan perumahan memiliki kepastian hukum dan arah 
pembangunan yang jelas.

“Anggarannya sudah disiapkan tahun ini untuk membantu percepatan penyusunan RDTR.
Kita ingin kabupaten/kota segera menyelesaikan tata ruangnya sehingga arah pengembangan
perumahan menjadi lebih jelas,” ujarnya.

Sementara ituMenteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan
komitmen pemerintah pusat dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak
hunitermasuk melalui pembangunan rumah bersubsidi.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota yang
dinilai mendukung percepatan pembangunan perumahan melalui kemudahan perizinan bagi
pengembang.

Menurut Maruararpembangunan perumahan ke depan harus tetap memperhatikan tata ruang
dan keberlanjutan lingkungan agar kebutuhan hunian masyarakat dapat berjalan seimbang
dengan perlindungan kawasan produktif.

Dukungan serupa juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang
mendorong pemerintah daerah memberikan pelayanan maksimal dalam penyediaan rumah
bagi masyarakatmulai dari percepatan perizinan hingga penyelesaian persoalan tata
ruang.

Ia menegaskan pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi lintas kementerian guna
menyelesaikan berbagai hambatan tata ruang yang selama ini menjadi kendala pengembangan
kawasan perumahan di daerah.

Melalui kebijakan tersebutPemerintah Provinsi NTB berharap kebutuhan hunian masyarakat
dapat terus terpenuhi tanpa mengorbankan keberlanjutan lahan pertanian dan ketahanan
pangan daerah.(F*)

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut kedatangan Mendagri dan  Menteri PKP dalam
kunjungan kerjanya di Provinsi NTB. (Ist)

Sumber: Kominfotik NTB

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2026/05/20/ntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian/?subject=%5BTulisan%20%5D%20NTB%20Dorong%20Rusun%20Bersubsidi%20untuk%20Lindungi%20Lahan%20Pertanian&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2026%2F05%2F20%2Fntb-dorong-rusun-bersubsidi-untuk-lindungi-lahan-pertanian%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
