# Soroti OTT di Lotim, DKP PWI NTB : Profesi Wartawan Jangan jadi Tameng

- Link: https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/
- Published: 2026-03-31T16:00:59+08:00
- Author: NewsRoom

Mataram – Operasi tangkap tangan di wilayah Kabupaten Lombok Timurmenyeret seorang
pria yang mengaku wartawan. Kasus ini memicu kegelisahan di kalangan insan pers 
di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bukan sekadar dugaan pemerasan dan penyalahgunaan narkobakasus ini ikut menyeret
nama profesi wartawan sebagai “tameng” tindakan melanggar hukum.

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI NTBH. Abdus Syukurangkat suara tegas. 
Ia menilai peristiwa tersebut tidak mencerminkan dunia jurnalistik.

“Jangan nodai profesi pers. Apa yang terjadi ini bukan wajah wartawanmelainkan penyalahgunaan
identitas oleh oknum,” ujarnyaSelasa (31/3/2026)di Mataram.

Ia menekankanprofesi wartawan berdiri di atas kepercayaan publik dan integritas.
Praktik meminta uang dengan ancaman pemberitaantidak memiliki tempat dalam kerja
jurnalistik.

“Itu bukan pers. Itu tindakan kriminal,” tegasnya.

Menurutnyakerja wartawan berjalan melalui tahapan jelas seperti verifikasikonfirmasihingga
tanggung jawab redaksi. Tidak ada ruang untuk praktik transaksional gelap.

Kasus di Lombok Timur pun dinilai masuk ranah pidanabukan sengketa pers ataupun 
produk jurnalistik.

“Pers tidak boleh dijadikan perisai untuk melindungi pelanggaran hukum,” katanya.

Fenomena wartawan gadungan juga disorot. Mereka kerap muncul tanpa identitas jelastanpa
redaksinamun berani menekan bahkan mengintimidasi.

Situasi ini dinilai berbahayakarena ulah satu orang bisa berdampak luas pada citra
profesi.

Ia pun mengajak masyarakat lebih waspada. Jika menemukan pihak yang mengaku wartawan
namun bertindak di luar etikamasyarakat diminta tidak takut dan tidak melayani permintaan
mencurigakan.

“Wartawan yang benar tidak bekerja dengan ancaman. Ia bekerja dengan fakta,” ujarnya.

Di sisi lainAbdus Syukur yang juga Ketua SMSI NTB mengingatkan media agar cermat
dalam menyusun pemberitaan. Penggunaan istilah seperti “oknum” atau “mengaku wartawan”
dinilai pentingagar tidak menimbulkan generalisasi.

Di akhir pernyataannyaia kembali menegaskan pentingnya menjaga marwah profesi.

“Jika ada yang memeras dengan mengatasnamakan persmaka dia bukan wartawan. Dia pelaku
kejahatan yang kebetulan membawa nama pers,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto:

Ketua DKP PWI NTB sekaligus Ketua SMSI NTBH. Abdus SyukurSH. (Ist) 

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2026/03/31/soroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Soroti%20OTT%20di%20Lotim%2C%20DKP%20PWI%20NTB%20%3A%20Profesi%20Wartawan%20Jangan%20jadi%20Tameng&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2026%2F03%2F31%2Fsoroti-ott-di-lotim-dkp-pwi-ntb-profesi-wartawan-jangan-jadi-tameng%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
