# Bincang Kamisan Edisi 9: Banjir Jadi Pelajaran, Pemprov NTB Ajak Warga Peduli Lingkungan 

- Link: https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/
- Published: 2025-07-11T14:51:39+08:00
- Author: NewsRoom

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kominfotik
NTBKamis10 Juli 2025,  kembali menggelar Bincang Kamisan yang pekan ini masuk edisi
ke-9 dengan tema reflektif “Banjir Datang LagiAda Apa?”,  sebagai respon atas banjir
yang melanda Kota Mataram pada Minggu(6/7) lalu. 

Forecaster BMKG ZAMAri Wibiantodalam kesempatan pertama pada acara tersebut menjelaskan,
bahwa NTB saat ini sedang mengalami kemarau basahkondisi cuaca di mana curah hujan
tetap terjadi meski berada dalam masa kemarau. Ia menyebutanomali suhu muka laut
yang hangat dan kelembapan udara yang tinggi di wilayah NTB menyebabkan terbentuknya
awan-awan hujan.

“Curah hujan yang terjadi saat banjir kemarin mencapai 111 milimeteryang masuk dalam
kategori hujan lebat. Kami juga memprakirakan bahwa dalam beberapa hari ke depan
masih ada potensi hujanjadi masyarakat perlu tetap waspada,” jelas Ari di Command
Centre Pusat Layanan Digital Pemprov NTB.

Dari sisi penanganan sosialKabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos NTBSulaimanmenyampaikan
bahwa ada sekitar 34.000 warga terdampak banjir di Kota Mataram. Pada malam kejadianfokus
utama adalah evakuasi warga rentanterutama lansiadan keesokan harinya langsung membentuk
dapur umum.

“Di hari pertamakami memproduksi 1000 porsi. Dalam total dua harikerjasama Kota 
Mataram dan Pemrov kami memproduksi dan mendistribusikan 8.000 paket nasi untuk 
warga terdampakserta mendistribusikan selimutkasurdan kebutuhan dasar lainnya,” 
ujarnya.

Ia juga menambahkanDinsos membuka layanan aduan cepat tanggap untuk menangani keluhan
masyarakat secara langsung.

Sementara Kabid SDA Dinas PUPR NTBLalu Kusuma Wijayamemaparkan  bahwa banjir yang
terjadi bukan hanya soal curah hujantetapi karena penurunan kapasitas sungai akibat
sedimentasi dan sampah.

“Sungai-sungai kita mengalami pendangkalan. Dari yang awalnya sedalam 5 meterkini
hanya 3 meter. Ditambah lagi tumpukan sampah yang tersebar di salurantanah kosongbahkan
badan sungai. Ini turut menyumbat aliran air,” jelasnya.

Ia juga menyoroti penyempitan badan sungai baik yang terjadi secara alami maupun
disengaja karena pembangunan. Solusi ke depan adalah penataan menyeluruh mulai dari
hulu ke hilirmelibatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kalak BPBD NTBIr. Ahmadimenegaskan bahwa penyebab banjir sangat kompleks dan multidimensimulai
dari faktor alaminfrastrukturbudaya masyarakathingga kerusakan hutan (deforestasi).

“Kalau mau solusi permanenya harus tegas menegakkan aturan. Bangunan yang berdiri
di badan sungai harus dibongkar. Itu memang ekstrimtapi lebih efektif daripada solusi
tambal sulam,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pembenahan budaya masyarakat juga pentingterutama kesadaran
untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fungsi alami sungai.

Bincang Kamisan edisi ke-9 menjadi forum reflektif bahwa banjir adalah alarm lingkungan
dan sosial yang harus dijawab dengan aksi nyata. Pemprov NTB menegaskan bahwa banjir
tidak bisa sepenuhnya dicegahnamun dampaknya bisa diminimalkan jika semua pihakpemerintahmasyarakatdan
dunia usaha bergerak bersama menjaga lingkunganmematuhi aturan tata ruangdan berhenti
merusak alam.

“Mari jadikan banjir kemarin sebagai pelajaran penting. Cintai sungaijaga lingkungandan
hentikan budaya buang sampah sembarangan. Ini rumah kita bersamaNTB,” tegas moderator
menutup diskusi. (F3)

Ket. Foto:

Foto bersama dalam acara Bincang Kamisan Edisi ke 9. (Ist

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2025/07/11/bincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Bincang%20Kamisan%20Edisi%209%3A%20Banjir%20Jadi%20Pelajaran%2C%20Pemprov%20NTB%20Ajak%20Warga%20Peduli%20Lingkungan%C2%A0&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2025%2F07%2F11%2Fbincang-kamisan-edisi-9-banjir-jadi-pelajaran-pemprov-ntb-ajak-warga-peduli-lingkungan%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
