# Rachmat Hidayat Ingatkan Gubernur Iqbal Cermat Benahi Tata Kelola Bank NTB Syariah 

- Link: https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/
- Published: 2025-04-16T06:47:45+08:00
- Author: NewsRoom

Mataram – Anggota DPR RIH. Rachmat Hidayatmengingatkan Gubernur NTB Lalu Muhammad
Iqbal untuk tidak gegabah dalam membenahi tata kelola Bank NTB Syariah. Pembenahan
mutlak sebuah kebutuhan. Namunsebagai Pemegang Saham PengendaliRachmat menuntut 
kecermatan Gubernuralih-alih melahirkan kegaduhan.

”Tanpa kecermatanpembenahan bisa berubah jadi kehancuran. Tanpa pendekatan sistematisniat
baik bisa berujung kerugian besar,” tandas politisi kharismatik Bumi Gora tersebutdi
MataramSelasa (15/4/2025).

Rachmat menegaskanBank NTB Syariah adalah aset strategis milik seluruh masyarakat
Bumi Gora. Bukan milik pribadi atau entitas tertentu. Sebagai lembaga keuanganBank
NTB Syariah beroperasi atas dasar kepercayaan dari nasabahpara pelaku usahadan mitra
pemerintah.

Rachmat menekankandirinya perlu memberi warning kepada Gubernurmengingat berbagai
informasi yang berseliweran terkait Bank NTB belakangan ini telah memantik kecemasan.
Bahwa ada konflik kepentingan di balik manuver pembenahan. Bahwa arah kebijakan 
bank bisa berubah tergantung selera kekuasaan.

Anggota Komisi I DPR RI ini mengungkapkandirinya mengetahui langkah sejumlah pegawai
Bank NTB yang mengincar kursi jajaran direksi dengan melakukan lobi-lobi ke sejumlah
pihak. Bahkandemi memuluskan jalan bisa menduduki posisi jajaran direksi yang kosong
dan akan dirombakada yang sampai mengumbar konflik internal bank.

Bak bola salju yang terus menggelindingkonflik-konflik internal yang diumbar tersebut
pun akhirnya kata Rachmat ke mana-mana. Muncul desas-desus bagaimana finansial di
bank hanya dinikmati dan diatur oleh orang-orang tertentu. Muncul ceritabagaimana
bantuan kredit dari pemerintah pusat ke bank daerah yang jumlahnya besar di tahun-
tahun sebelumnyadiatur-diatur oleh pucuk pimpinan daerah di periode transisi.

Mengemuka pulanama-nama pengusaha yang menikmati kredit besar. Lalu dinarasikan 
menjadi biang andil kredit macet yang mengerek ambang batas minimal Non Performing
Loan. Padahalsudah pasti telah melalui proses yang prudentdan juga plafon kreditnya
tidak melebihi 60 persen nilai aset yang diagunkan.

Dan puncaknya tentu bagaimana muncul berbagai tudingan ketidakbecusan di balik ngadatnya
layanan bank selama berhari-hari saat Lebaran Idul Fitriyang mendatangkan gelombang
protes dari nasabah.

”Mengumbar konflik internalmengintervensi manajemen secara terbukaatau menggiring
opini publikhanya akan memunculkan persepsi bahwa bank dikelola secara tidak profesional,”
ucap Rachmat.

Dia mengatakankegaduhanmeski sekecil apapun kadarnyadalam bisnis keuangan yang pondasinya
adalah kepercayaanakan bisa memicu efek bola salju yang imbasnya bisa membahayakan.
Bisa terjadi rushdimana masyarakat menarik dana karena takut uangnya tidak aman.
Nasabah korporat atau pemda mungkin juga mengalihkan simpanan ke bank lain yang 
dianggap lebih stabil. Begitu juga investor bisa mundur atau menunda kerja sama.

”Tidak ada entitas bisnis yang tidak memiliki masalah internal. Dinamika bisnis 
akan selalu begitu. Gubernur perlu menyadarinarasi publik yang tidak terkontrol 
bisa lebih berbahaya dari masalah internal itu sendiri,” tandas Rachmat.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menegaskandirinya tahu persispembenahan dalam bank
daerah bisa menyasar banyak hal. Restrukturisasi organisasievaluasi kinerja direksiperubahan
arah bisnisatau juga misalnya perlunya audit investigatif.

Namunpolitisi lintas zaman ini mengemukakansemua pembenahan itu memerlukan kerahasiaan
untuk menjaga nama baik lembaga. Perlu tahapan yang sistematisbukan manuver instan.
Atau bahkan perlu proses hukum untuk hadirnya tata kelola yang tepat.

Menurut Rachmatdalam membenahi Bank NTBGubernur Iqbal tetap bisa tegas dan progresif
tanpa harus gaduh secara publik. Caranya kata diabisa menggunakan jalur hukum. Rangkul
Otoritas Jasa KeuanganBadan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunandan lembaga pengawas
lain untuk memberikan landasan objektif. Bisa pula melibatkan pihak independen untuk
audit dan evaluasi.

“Gubernur yang cermat itu tidak hanya memperbaiki kinerja bank daerah. Tapi juga
menjaga dan merawat kepercayaan publik pada bank secara menyeluruh,” tandas Rachmat.

*Pansel Kredibel*

Di sisi lainmenyangkut langkah pemegang saham pengendali yang akan membentuk Tim
Pansel untuk menjaring kandidat jajaran direksiRachmat mengingatkan pentingnya menempatkan
mereka yang benar-benar kredibel. Hanya Tim Pansel yang memiliki kredibilitas dan
integritaslah yang bisa melahirkan jajaran direksi yang kredibel dan berintegritas.

Menurut Rachmatpenjaringan itu tidak hanya berupa proses seleksi yang ketat. Namunharus
juga objektif. Prosesnya harus ada penilaian kompetensi profesional. Apakah kandidat
memiliki pengetahuanpengalamandan kapasitas memimpin lembaga keuangan. Memastikan
integritas pribadi. Apakah calon bebas dari catatan kriminalpelanggaran etikatau
konflik kepentingan.

Harus pula ada uji rekam jejak. Termasuk keterlibatan dalam catatan-catatan negatif
sebelumnya. Atau juga praktik rasuah atau penyalahgunaan wewenang. Kata Rachmattanpa
uji-uji tersebutjabatan strategis di Bank NTB berpotensi diisi individu yang tidak
kompeten atau bahkan berpotensi menyalahgunakan kekuasaan.

Dalam hal iniGubernur Iqbal kata Rachmat harus tegas. Sebabbelum apa-apakini sudah
muncul kekhawatiranTim Pansel akan melibatkan pejabat Pemprov NTB yang namanya justru
kini disebut-sebut oleh penegak hukum potensial sebagai tersangka dalam tindak pidana
korupsi.

”Di banyak tempatbanyak kasus kegagalan bank daerah di masa lalu diawali dari lemahnya
tata kelola dan integritas manajemen puncak. Mereka lahir dari keterlibatan pihak-
pihak yang nihil integritas dan kredibilitas,” tandas Rachmat mengingatkan.

Gubernur kata diatak boleh menerima mentah-mentah laporan bawahannya. Pemimpin daerah
yang menerima mentah-mentah laporan anak buah adalah celah lahirnya keputusan yang
keliru. Imbasnyaakan mustahil mewujudkan NTB Makmur Mendunia dalam lima tahunjika
Gubernur Iqbal menerima mentah-mentah laporan anak buah. Apalagi jika ditopang pejabat
daerah yang tidak kompeten dan hanya menyampaikan laporan semata ”Asal Bapak Senang”.

Rachmat misalnya menyoroti bagaimana ketika panen raya padi di Desa TeruwaiLombok
Tengahyang dipimpin secara daring oleh Presiden Prabowo Subiantosepekan setelah 
LebaranGubernur Iqbal melaporkan produksi padi di NTB sudah mencapai 11 hingga 12
ton per hektare. Hal yang dinilai Rachmat justru menjurus kepada kebohongan publik.
Mengingat sulitnya menemukan fakta tersebut dalam kondisi riil sektor pertanian 
NTB saat ini.

”Publik tidak buta. Ketidakcermatan seperti ini juga hanya akan melahirkan kegaduhan-
kegaduhan,” kata Rachmat.

Mantan pimpinan DPRD NTB yang sudah sembilan periode menduduki jabatan wakil rakyat
ini tahu persis sejarah produktivitas tanaman padi di NTB. Dimulai dari zaman padi
Gogo Rancah yang digagas di oleh Gubernur Gatot Soeherman yang memimpin NTB periode
1978–1988hingga zaman pertanian yang modern saat ini. SehinggaRachmat tahu jugamenghasilkan
delapan ton saja dalam satu hektare lahanadalah hal yang sudah sangat sulit dicapai
rata-rata petani NTB saat ini.

”Gubernur yang hanya menerima laporanrentan kehilangan arah. Gubernur harus kritisbukan
sekadar percaya,” tutup Rachmat. (HN*)

Ket. Foto:
 Anggota DPR RIH. Rachmat Hidayat. (Ist)

[[

### Bagikan ini:

 * [  Facebook ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/?share=facebook)
 * [  X ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/?share=x)
 * [  WhatsApp ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/?share=jetpack-whatsapp)
 * [  Telegram ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/?share=telegram)
 * [Lagi](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/#)

 * [  Cetak ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/#print?share=print)
 * [  Surat elektronik ](https://koranlombok.com/2025/04/16/rachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah/?subject=%5BTulisan%20%5D%20Rachmat%20Hidayat%20Ingatkan%20Gubernur%20Iqbal%20Cermat%20Benahi%20Tata%20Kelola%20Bank%20NTB%20Syariah%C2%A0&body=https%3A%2F%2Fkoranlombok.com%2F2025%2F04%2F16%2Frachmat-hidayat-ingatkan-gubernur-iqbal-cermat-benahi-tata-kelola-bank-ntb-syariah%2F&share=email)

### _Info Lainnya_
